Karakteristik generator arus
searah (DC)
Medan magnet pada generator
dapat dibangkitkan dengan dua cara yaitu :
- Dengan magnet permanen
- Dengan magnet remanen
Generator listrik dengan
magnet permanen sering juga disebut magneto dynamo. Karena banyak kekurangannya,
maka sekarang jarang digunakan. Sedangkan generator dengan magnet remanen
menggunakan medan magnet listrik, mempunyai kelebihan-kelebihan yaitu :
- Medan magnet yang dibangkitkan dapat diatur
Pada generator arus searah
berlaku hubungan-hubungan sebagai berikut :
Berdasarkan cara memberikan
fluks pada kumparan medannya, generator arus searah dapat dikelompokkan menjadi
2 yaitu:- Generator berpenguatan bebas
Generator tipe penguat bebas
dan terpisah adalah generator yang lilitan medannya dapat dihubungkan ke sumber
dc yang secara listrik tidak tergantung dari mesin. Tegangan searah yang
dipasangkan pada kumparan medan yang mempunyai tahanan Rf akan menghasilkan
arus If dan menimbulkan fluks pada kedua kutub. Tegangan induksi akan dibangkitkan
pada generator.
Jika generator dihubungkan
dengan beban, dan Ra adalah tahanan dalam generator, maka hubungan yang dapat
dinyatakan adalah:
Besaran yang mempengaruhi
kerja dari generator :
- Tegangan jepit (V)
- Arus eksitasi (penguatan)
- Arus jangkar (Ia)
- Kecepatan putar (n)
2. Generator berpenguatan sendiri
a. Generator searah seri
b. Generator Shunt
Pada generator shunt, untuk
mendapatkan penguatan sendiri diperlukan :
- Adanya sisa magnetik pada sistem penguat
- Hubungan dari rangkaian medan pada jangkar harus sedemikian, hingga arah medan yang terjadi, memperkuat medan yang sudah ada.
Mesin shunt akan gagal
membangkitkan tegangannya kalau:
- Sisa magnetik tidak ada.
Misal: Pada mesin-mesin baru.
Sehingga cara memberikan sisa magnetik adalah pada generator shunt dirubah
menjadi generator berpenguatan bebas atau pada generator dipasang pada sumber
arus searah, dan dijalankan sebagai motor shunt dengan polaritas sikat-sikat
dan perputaran nominal
- Hubungan medan terbalik,
Karena generator diputar oleh
arah yang salah dan dijalankan, sehingga arus medan tidak memperbesar nilai
fluksi. Untuk memperbaikinya dengan hubungan-hubungan perlu diubah dan diberi
kembali sisa magnetik, seperti cara untuk memberikan sisa magnetik
- Tahanan rangkaian penguat terlalu besar.
Hal ini terjadi misalnya pada
hubungan terbuka dalam rangkaian medan, hingga Rf tidak berhingga atau tahanan
kontak sikat terlalu besar atau komutator kotor.
c. Generator Kompon
Generator kompon merupakan
gabungan dari generator shunt dan generator seri, yang dilengkapi dengan
kumparan shunt dan seri dengan sifat yang dimiliki merupakan gabungan dari
keduanya. Generator kompon bisa dihubungkan sebagai kompon pendek atau dalam
kompon panjang. Perbedaan dari kedua hubungan ini hampir tidak ada, karena
tahanan kumparan seri kecil, sehingga tegangan drop pada kumparan ini ditinjau
dari tegangan terminal kecil sekali dan terpengaruh.
Biasanya kumparan seri
dihubungkan sedemikian rupa, sehingga kumparan seri ini membantu kumparan
shunt, yakni MMF nya searah. Bila generator ini dihubungkan seperti itu, maka
dikatakan generator itu mempunyai kumparan kompon bantu.
Mesin yang mempunyai kumparan
seri melawan medan shunt disebut kompon lawan dan ini biasanya digunakan untuk
motor atau generator- generator khusus seperti untuk mesin las. Dalam hubungan
kompon bantu yang mempunyai peranan utama ialah kumparan shunt dan kumparan
seri dirancang untuk kompensasi MMF akibat reaksi jangkar dan juga tegangan
drop di jangkar pada range beban tertentu. Ini mengakibatkan tegangan generator
akan diatur secara otomatis pasa satu range beban tertentu
ii. Kompon Pendek
Pembangkitan Tegangan Induksi
Pada Generator Berpenguatan Sendiri
Disini akan diterangkan
pembangkitan tegangan induksi generator shunt dalam keadaan tanpa beban. Pada
saat mesin dihidupkan (S tutup), timbul suatu fluks residu yang memang sudah
terdapat pada kutub. Dengan memutarkan rotor, akan dibangkitkan tegangan
induksi yang kecil pada sikat. Akibat adanya tegangan induksi ini mengalirlah
arus pada kumparan medan. Arus ini akan menimbulkan fluks yang memperkuat fluks
yang telah ada sebelumnya. Proses terus berlangsung hingga dicapai tegangan
yang stabil.
Jika tahanan medan
diperbesar, tegangan induksi yang dibangkitkan menjadi lebih kecil. Berarti
makin besar tahanan kumparan medan, makin buruk generator tersebut.
JENIS – JENIS GENERATOR DC
Seperti telah disebutkan diawal, bahwa generator DC berdasarkan dari
rangkaian belitan
magnet atau
penguat eksitasinya terhadap jangkar (anker) dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:
- Generator penguat terpisah
3. Generator
kompon
Generator Penguat Terpisah
Pada generator penguat terpisah, belitan eksitasi (penguat eksitasi)
tidak terhubung menjadi satu dengan rotor. Terdapat dua jenis generator penguat
terpisah, yaitu:
1. Penguat elektromagnetik (Gambar 8.a)
2. Magnet permanent / magnet tetap (Gambar 8.b)
![]() |
generator penguat terpisah |
Energi listrik yang dihasilkan oleh penguat elektromagnet dapat diatur
melalui pengaturan tegangan eksitasi. Pengaturan dapat dilakukan secara
elektronik atau magnetik. Generator ini bekerja dengan catu daya DC dari luar
yang dimasukkan melalui belitan F1-F2.
Penguat dengan magnet permanen menghasilkan tegangan output generator
yang konstan dari terminal rotor A1-A2. Karakteristik tegangan V relatif
konstan dan tegangan akan menurun sedikit ketika arus beban I dinaikkan
mendekati harga nominalnya.
Karakteristik Generator Penguat Terpisah
![]() |
Gambar. karakteristik generator penguat terpisah |
- karakteristik generator penguat terpisah saat eksitasi penuh (Ie 100%) dan saat eksitasi setengah penuh (Ie 50%). Ie adalah arus eksitasi, I adalah arus beban.Tegangan output generator akan sedikit turun jika arus beban semakin besar.
- Kerugian tegangan akibat reaksi jangkar.
- Perurunan tegangan akibat resistansi jangkar dan reaksi jangkar, selanjutnya
- mengakibatkan turunnya pasokan arus penguat ke medan magnet, sehingga tegangan induksi menjadi kecil.
Generator Shunt
Pada generator shunt, penguat eksitasi E1-E2 terhubung paralel dengan
rotor (A1-A2). Tegangan awal generator diperoleh dari magnet sisa yang terdapat
pada medan magnet stator. Rotor berputar dalam medan magnet yang lemah,
dihasilkan tegangan yang akan memperkuat medan magnet stator, sampai dicapai
tegangan nominalnya. Pengaturan arus eksitasi yang melewati belitan shunt E1-E2
diatur oleh tahanan geser. Makin besar arus eksitasi shunt, makin besar medan
penguat shunt yang dihasilkan, dan tegangan terminal meningkat sampai mencapai
tegangan nominalnya. Diagram rangkaian generator shunt dapat dilihat pada
Gambar dibawah ini.
![]() |
Diagram rangkaian generator shunt |
Jika generator shunt tidak mendapatkan arus eksitasi, maka sisa
megnetisasi tidak akan ada, atau jika belitan eksitasi salah sambung atau jika
arah putaran terbalik, atau rotor terhubung- singkat, maka tidak akan ada
tegangan atau energi listrik yang dihasilkan oleh generator tersebut.
Karakteristik Generator Shunt
![]() |
Gambar. karakteristik generator shunt |
Generator shunt mempunyai karakteristik seperti ditunjukkan pada Gambar
diatas. Tegangan output akan turun lebih banyak untuk kenaikan arus beban yang
sama, dibandingkan dengan tegangan output pada generator penguat terpisah.
Sebagai sumber tegangan, karakteristik dari generator penguat terpisah dan
generator shunt tentu kurang baik, karena seharusnya sebuah generator mempunyai
tegangan output yang konstan, namun hal ini dapat diperbaiki pada generator
kompon.
Generator Kompon
Generator kompon mempunyai dua penguat eksitasi pada inti kutub utama
yang sama. Satu
penguat
eksitasi merupakan penguat shunt, dan lainnya merupakan penguat seri. Diagram
rangkaian generator kompon ditunjukkan pada Gambar dibawah ini. Pengatur medan
magnet (D1-D2) terletak di depan belitan shunt.
![]() |
Diagram rangkaian generator kompon |
Karakteristik Generator Kompon
![]() |
gambar karakteristik generator kompon |
Gambar diatas menunjukkan karakteristik generator kompon. Tegangan
output generator terlihat konstan dengan pertambahan arus beban, baik pada arus
eksitasi penuh maupun eksitasi 50%. Hal ini disebabkan oleh adanya penguatan
lilitan seri, yang cenderung naik tegangannya jika arus beban bertambah besar.
Jadi ini merupakan kompensasi dari generator shunt, yang cenderung tegangannya
akan turun jika arus bebannya naik.
Baca juga artikel lainnya:
Kronospoker.com merupakan situs penyedia permainan IDN Poker dan Daftar Judi Poker Online Terpercaya, capsa susun online, ceme online, ceme keliling, super10, omaha dan domino QQ terbaik dan terpercaya Indonesia. Kronospoker selalu memberikan pengalaman bermain judi kartu online terbaik kepada seluruh membernya.
ReplyDeleteSemua permainan yang tersedia dapat anda mainkan hanya dengan menggunakan 1 user ID yang akan anda dapatkan setelah melakukan pendaftaran akun di Kronospoker. Selain menyediakan permainan Online Poker, Kronospoker juga menyediakan game Domino QQ, Capsa Susun terbaik di Indonesia.
Kami telah mendapatkan kepercayaan dan reputasi terbaik dari para member Poker Indonesia, Karena kami memberikan pelayanan kepada semua member yang bermain di situs kami. Serta Berapapun kemenangan yang anda dapatkan akan langsung dibayar oleh Agen Judi Poker Online Terbaik Kronospoker, mau itu jackpot atau bonus lainnya.
Info menarik Solder panas
ReplyDeletehttps://www.solderpanas.com
Thanks For Sharing Such a great article
ReplyDeletedragon market dubai
thank min
Delete