Prinsip Dasar Inverter ( Variable Frequency Drive )

Inverter / variable frequency drive / variable speed drive merupakan sebuah alat pengatur kecepatan motor dengan mengubah nilai frekuensi dan tegangan yang masuk ke motor. pengaturan nilai frekuensi dan tegangan ini dimaksudkan untuk mendapatkan kecepatan putaran dan torsi motor yang di inginkan atau sesuai dengan kebutuhan. Secara sederhana prinsip dasar inverter untuk dapat mengubah frekuensi menjadi lebih kecil atau lebih besar yaitu dengan mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC kemudian dijadikan tegangan AC lagi dengan frekuensi yang berbeda atau dapat diatur.
http://trikueni-desain-sistem.blogspot.com/2013/09/Prinsip-Dasar-Inverter.html
 Untuk mengubah tegangan AC menjadi DC dibutuhkan penyearah (converter AC-DC) dan biasanya menggunakan penyearah tidak terkendali (rectifier dioda) namun juga ada yang menggunakan penyearah terkendali (thyristor rectifier). Setelah tegangan sudah diubah menjadi DC maka diperlukan perbaikan kualitas tegangan DC dengan menggunakan tandon kapasitor sebagai perata tegangan. Kemudian tegangan DC diubah menjadi tegangan AC kembali oleh inverter dengan teknik PWM (Pulse Width Modulation). Dengan teknik PWM ini bisa didapatkan amplitudo dan frekuensi keluaran yang diinginkan. Selain itu teknik PWM juga menghasilkan harmonisa yang jauh lebih kecil dari pada teknik yang lain serta menghasilkan gelombang sinusoidal, dimana kita tahu kalau harmonisa ini akan menimbulkan rugi-rugi pada motor yaitu  cepat panas. Maka dari itu teknik PWM inilah yang biasanya dipakai dalam mengubah tegangan DC menjadi AC (Inverter).


Memang ada banyak cara untuk mengatur/mengurangi kecepatan motor seperti dengan gear box / reducer. Namun mengatur kecepatan motor dengan inverter akan memperoleh banyak keuntungan yang lebih bila dibandingkan dengan cara-cara yang lain. Seperti : jangkauan yang luas untuk pengaturan kecepatan dan torsi motor, mempunyai akselerasi dan deselerasi yang dapat diatur, mempermudah proses monitoring/pengecekan, sistem proteksi motor yang baik, mengurangi arus starting motor dan menghemat pemakaian energi listrik, memperhalus start awal motor dll.
Terdapat banyak produk inverter (Variable speed drive) di pasaran dengan berbagai vendor, seperti : Mitsubishi, Altivar, Siemen, LG, Omron, Hitachi, Yaskawa, Fuji, dll.
http://trikueni-desain-sistem.blogspot.com/2013/09/Prinsip-Dasar-Inverter.html
Pemilihan inverter yang benar tentunya dengan memperhatikan spesifikasi dari motor serta keperluan dalam pemakaian inverter itu sendiri. seperti dengan memperhatikan daya motor, tegangan motor, frekuensi motor. contohnya anda memiliki motor 3 phase 3KW, maka anda perlu menggunakan inverter dengan spesifikasi daya diatas 3 kw seperti 3,2 kw atau 3,3 kw dan tentunya tegangan keluaran dari inverter harus sama dengan tegangan motor. sebenarnya anda juga bisa menggunakan inverter dengan daya 3 kw untuk motor 3 kw tapi dengan syarat anda menggunakan motor tersebut dengan beban yang kecil atau dengan kata lain motor tidak digunakan dengan daya maksimal. Jadi penting untuk mengetahui arus pada motor saat dijalankan dengan beban, untuk settingan ampere pada inverter sebagai proteksi motor, serta untuk menghitung daya beban yang berguna dalam pemilihan inverter. Pemilihan inverter dengan mendekati daya motor akan lebih efisien daripada memilih inverter jauh diatas dari daya motor. Berikut ini akan saya gambarkan rangkaian kontrol forward reverse motor dengan inverter secara sederhana dengan menggunakan inverter vendor mitsubishi.

Rangkaian motor induksi putar kanan kiri (forward reverse)

http://trikueni-desain-sistem.blogspot.com/2013/09/Prinsip-Dasar-Inverter.html
Gambar. Pemasangan inverter pada instalasi motor

Dari gambar diatas bisa dilihat bahwa pengaturan frekuensi inverter dilakukan dengan mode eksternal menggunakan potensiometer. pengaturan frekuensi juga bisa dilakukan tanpa potensio dengan mengganti settingan inverter dengan mode internal. Dari gambar diatas juga bisa dilihat jika sinyal kontrol output SD dihubungkan dengan STF maka motor akan berjalan maju/forward sedangkan jika dihubungkan ke STR maka motor akan berjalan mundur/reverse. Pengaturan kontrol forward reverse ini diatur oleh relay CR1 dan CR2. Sampai disini dulu artikel tentang inverternya. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

25 Responses to "Prinsip Dasar Inverter ( Variable Frequency Drive )"

  1. kalo inverter 3 fasa apakah bisa digunakan untuk motor 1 fasa ?

    ReplyDelete
  2. fungsinya saklar selektor a, b, c apa ya bang?

    ReplyDelete
  3. untuk inverter , alat ini hanya dipakai untuk motor 3 phase, contoh ada inverter 1 phase tetapi yang 1 phase hanya incomingnya saja sedangkan load harus 3 phase.

    ReplyDelete
  4. kode contact pada switch/contactor , a = normally open, b = normally close, c= common

    ReplyDelete
  5. Untuk setiap kebutuhan Inverter dan PLC terutama brand OMRON, Mitsubishi, bisa langsung menghubungi 0878-2558-3501 | bisa juga untuk training automation.
    for more info : leonardus.eric@yahoo.com

    ReplyDelete
  6. Maaf gan... mau tanya inverter LS iC5. Display nyala tetapi output tidak keluar. Itu penyakitnya di IGBT atau apanya...... trimakasih

    ReplyDelete
  7. www.jualgensetbekas.com menjual genset bekas murah berkualitas, silahkan hubungi kami untuk kebutuhan genset

    ReplyDelete
  8. Saya butuh Current sensor/DC Ct untuk inverter TECO..ada yang bisa bantu?

    ReplyDelete
  9. Yang TECO masalahnya ground short ya pak...?? Hehh

    ReplyDelete
  10. Saya punya masalah dengan inverter fuji/frenic 5000G11 tegangan output drop, pada frequncy 50hz tegangan cuma terbaca 155VAC. Bagi pengalamannya pak....!!

    ReplyDelete
  11. DIAC is one of the best electrical control panel designing training institute in Noida with 100% placement assistance. DIAC has well structure modules and training program designed for both students and working professionals separately. At DIAC electrical control panel designing training is conducted during all 5 days, and special weekend classes. Can also be arranged and scheduled. We also provide fast track training programs for students and professionals looking to upgrade themselves instantly. Call @9953489987.

    ReplyDelete
  12. saya mau kompirmasi,bisa tidak motor star delta pake imperter

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekedar tambahan menanggapi tulisan dari nameplate motor : "STAR CONNECTION ONLY FOR START, NOT RECOMMENDED FOR RUNNING", itu maksudnya adalah secara umum kriteria sebuah motor listrik akan lebih bertenaga ketika kita sambung "STAR (Y)" namun speed nya tidak secepat sambungan "DELTA". Berdasarkan pertimbangan manufaktur sebuah mesin, karena saat mesin start up biasanya akan berat, makanya rekomendasi pakai sambungan STAR. Setelah sekian detik running barulah pindah (timer) menjadi DELTA, speed bertambah namun power tidak drop dan efisien. Jika langsung mengguanakan DELTA, seringkali motor panas (overcurrent bbrp saat) sebab berat ibarat kuda dipecut suruh langsung lari tapi tertahan beban gerobak. Makanya perlu ancang2 yaitu sambungan STAR tadi. Nah kembali ke tulisan nameplate tadi, apakah anda mengaplikasikannya untuk sampai rated top speed kah atau tidak? Tentunya jika berniat menggunakan VSD artinya speed akan dirubah sewaktu2 sesuai keinginan/kebutuhan kan? Nah, jika memang motor tsb akan menggunakan VSD maka anda hubung STAR atau DELTA pun tidak masalah sebab ancang2nya sudah terwakili oleh si VSD tadi. Namun rekomendasi menggunakan STAR sebab saat putaran rendah performa motor lebih stabil. Intinya tergantung penggunaan saja pak tentunya kita bisa bijak memanjakan mereka.
      Demikian semoga membantu

      Mohon bantuan untuk subscribe channel youtYou Philosophy of Engineering jgn lupa like share and subscribe.

      Delete
  13. Saya memiliki masalah frekuensi tidak bisa mencapai 50hz
    Kapasitas motor 18,5KW dan 11 KW
    Apabila di sering ke 50Hz amper naik melebihi standar ....lalu trip
    Bagaimana cara mengatasinya agar bisa mencapai 50hz

    ReplyDelete
    Replies
    1. Periksa voltage nya apakah sesuai. Pakai inverter atau direct ? Jgn lupa subscribe to YouTube Philosophy of Engineering

      Delete
  14. IGBT itu gimana maksudnya gan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. IGBT komponen utama yang digunakan untuk AC drive, seperti Inverter, VSD, servo drive, vector drive, stepper drive, bahkan sebagian besar power supply switching menggunakan komponen ini.
      Jadi disini saya mencoba untuk berbagi menjelaskan apa yang dimaksud dengan IGBT. Tapi perlu saya tekankan sebelumnya bahwa saya hanya menjelaskan berdasarkan pengalaman selama bekerja. Jadi mungkin tidak akan sedetail seperti apa yang dijelaskan dalam buku elektronika. Meskipun tidak menutup kemungkinan kalau yang dijelaskan disini tidak ada dalam buku.
      IGBT merupakan singkatan dari Insulated Gate Bipolar Transistor. Dari sini dapat kita ketahui bahwa IGBT merupakan salah satu jenis Transistor. Bedanya dengan transistor, IGBT memiliki impedansi input yang sangat tinggi sehingga tidak membebani rangkaian pengendalinya (atau sering disebut rangkaian driver). Kemudian disisi output, IGBT memiliki tahanan(Roff) yang sangat besar pada saat tidak menghantar, sehingga arus bocor sangat kecil. Sebaliknya pada saat menghantar, tahanan pensaklaran (Ron) sangat kecil, mengakibatkan tegangan jatuh (voltage drop) lebih kecil daripada transistor pada umumnya. Disamping itu, IGBT memiliki kecepatan pensaklaran/frekuensi kerja yang lebih tinggi dibanding transistor lainnya. Oleh sebab itulah mengapa IGBT sering digunakan dalam drive(alat penggerak motor) yang membutuhkan arus yang besar dan beroperasi di tegangan tinggi, karena memiliki efisiensi yang lebih baik dibanding jenis transistor lainnya.
      Selain memiliki kelebihan seperti diatas, IGBT juga memiliki kekurangan. Diantaranya, harganya lebih mahal dibanding transistor biasa, sehingga jarang dipakai dalam alat elektronika rumah tangga, seperti Amplifier. Toh amplifier tidak butuh komponen dengan spek setinggi itu(frekuensi kerja tinggi, sebab hanya diaplikasikan untuk audio dengan frekuensi rendah 20Hz-20kHz, tegangan kerja juga kecil, sedang untuk masalah arus bocor, tidak masalah, toh yang dipakai juga tidak besar sekali). Berbeda dengan drive penggerak motor listrik yang membutuhkan arus besar hingga ratusan bahkan ribuan ampere. Selain itu IGBT juga rentan rusak pada saat standby(tidak menghantar) apabila tegangan pengendali (tegangan antara gate dengan source/emitor) hilang(=0v), maka IGBT bisa jebol/short. Oleh sebab itu meskipun sedang tidak bekerja/menghantar input/gate IGBT harus diberi tegangan standby sekitar 2-15V tergantung spesifikasi IGBT.


      Subscribe YouTube Philosophy of Engineering

      Delete
  15. Saya boleh minta kontaknya Pak? Masih belajar, mau tanya2.

    ReplyDelete
  16. pak mau nanya nih, kalau inverter vfd hidup, terus kecepatan (rpm) motor nya tidak stabil (naik-turun kadang cepat kadang lambat dengan sendirinya , begitu juga penunjuk angka di inverternya ikut naik turun) apa penyebabnya? thanks...

    ReplyDelete
  17. salam kenal... saya sangat menyukai panel kontrol dan automation. Terimakasih share infonya.

    ReplyDelete
  18. mw nanya jika motor 1.1 kw di pasang inverter 3.3 kw apakah ada efek sampingnya?

    ReplyDelete
  19. terima kasih sharenya gan. moga makin jaya

    ReplyDelete